Monday, May 11, 2009

Peranan HME ITB untuk pendidikan ITB

    Peranan HME ITB ke ITB

“Saya kuliah di bandung, ya Alhamdulillah masuk jurusan elektro di ITB”.

Apa yang terlintas di benak kita dan mayoritas masyarakat indonesia ketika mendengar sekilas statement dari salah seorang mahasiswa Institut terbaik bangsa tersebut??

Yaa bisa jadi terlintas bayangan sosok mahasiswa yang pintar, yang berprestasi, yang berpotensi tinggi yang akan sukses, yang akan bergaji tinggi, dan yang akan menjadi direktur perusahaan.

Selanjutnya ??

Ya bisa jadi  kita berhipotesa ketika mahasisiwa itu lulus, mereka menjadi arogan dan egois karena lebih mementingkan perut sendiri, tetapi tidak sedikit juga yang berhopotesa ketika lulus, mereka bisa membetulkan bangsa Indonesia yang sedang terpuruk.

Dari seluruh pertanyaan dan hipotesa yang muncul, menurut anda, siapakah yang paling bertanggungjawab terkait output / alumni lulusan mahasiswa ITB tersebut??

Kita sendirikah, ITB, atau himpunan yang berbasis di jurusan masing – masing,

Sudah tentu kita sendirilah yang seharusnya bisa menentukan masa depan kita sendiri yang ingin dicapai, khusunya setelah lulus dari institusi tersebut, namun sangat disayangkan masih banyak mahasiwa- masshasiisw iTB yang belum menyadari peran dan tanggung jawabnya kepada bangsa indonesia nantinya, atau bahkan belum menentukan cita cita hidupnya sendiri.

 ITB sebagai institusi pendidikan, wadah mahasiawa tersebut menuntut ilmu  , sudah tentu betanggung jawab terhadap terbentuknya mahasiswa yang dididik, bahkan mebentuk mahasiswa nyang unggul memang menjasi visi pendidikan itb,  dan sekaki lagi sangat disayangkan proses pendidikan di Itb belum optimal, mahasiswa unggul merupakan robot – robot yang unggul untuk menjadi tenaga kerja siap pakai oleh perusahaan tanpa mahasiswa tersebut paham dan buta akan potensi,dan visi mereka seharusnya

Lalu dimana peran himpunan mahasiswa jurusan seperti HME ITB yang berbasis keprofesian di jurusan teknik elektro berperan untuk ITB,  Apakah organisasi kemahasiswaan yang non prfit dapat optimal mencapai tujuan yang diusung? apakah himpunan yang sering disebut sebagai wadah tempat mahsiswa meluangkan waktunya untuk beraktifitas dapat berperan membentuk mahasiswa yang unggul?

Pertanyaan ini harusnya menjadi tantangan bagi kita semua, sebagai pekumpulan mahasiwa seharusnya disinlah wadah yang tepat membuka pikiran mahasiswa – mahasiswa untuk berpikir sebagaimana seharusnya dia menjadi seorang mahasiwa, sebagai organisasi kemahasiwaan pun tertulis di peraturan akasdemik ITB,  HME ITB berperan sebagai co kurikuler (pelengkap kurikulum yang ada)membentuk mahasiswa unggul terssebut

Sudahkah HME ITB berperan optimal?? tanpa kita sadari wajah indonesia 30 tahun lagi nampak jelas terlihat di kehidupan HME ITB dalam berfungi dan berperan di setiap hariunya

 

  Mari berintropeksi dan beranikah anda ketika ditanya “Selelesai berkuliah di ITB terus mw ngapain?”

“Meyusun langkah selanjutnya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara”

Posted by Ikhsan Syakur at 18:17:17 | Permalink | No Comments »

Wednesday, December 10, 2008

Untuk renungan


Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja kebutuhan, saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya menumpang taksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempat teringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.

Polisi (P)  : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak?

P   : Mas tau..kesalahannya apa?
Sop : Gak pak

P   : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil buku tilang?lalu menulis dengan sigap
Sop : Pak jangan ditilang deh? wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana? kalo ada pasti saya pasang

P : Sudah?saya tilang saja?kamu tau gak banyak mobil curian sekarang? (dengan nada keras !! )
Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!

P   : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya?Saya mau yg warna BIRU aja

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

P   : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU? Dulu kamu bisa minta form BIRU? tapi sekarang ini kamu Gak bisa? Kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)
Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)

Dalam hati saya ?berani betul sopir taksi ini ?
P   : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU? Bapak kan yang gak mau ngasih

P   : Kamu jangan macam-macam yah? saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja pak saya foto bapak aja deh? kan bapak yg bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

Wah ? wah hebat betul nih sopir ?. berani, cerdas dan trendy ? (terbukti dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.
P   : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu)
Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan ?shoot pertama? (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi )

P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg menilangnya)

lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang. Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi
P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop : Gak sama saya pak?. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)

P   : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil berkata ?nih kamu bayar sekarang ke BRI ? lalu kamu ambil lagi SIM kamu disini, saya tunggu?..
S   : (Yes!!) Ok pak ..gitu dong kalo gini dari tadi kan enak?

Kemudian si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada saya, ?Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya … mau transfer uang tilang . Saya berkata ya silakan.

Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, ? ?Hatiku senang banget pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu.? ?Untung saya paham macam2 surat tilang.?

Tambahnya, ?Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI?. Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!?

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai berikut:

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.
Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai tilang.. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai
tilang..

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda.

Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN).

Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.
You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.

Forward email ini beritahukan teman, saudara sama keluarga Anda.
Berantas korupsi dari sekarang…

 

Best Regards,

Ayu Puspa Mega
Posted by Ikhsan Syakur at 01:28:53 | Permalink | Comments (3)

Thursday, November 27, 2008

Donor Darah makes me addict!!!!!

entah ini sudah diteliti atau belum, donor darah dapat menyebabkan orang ketagihan untuk mendonorkan darahnya lagi di lain kesempatan.

Dan saya salah satu korbannya, awal saya ikut donor darah, nervous dan ragu menyelimuti pikiran saya. Alhasil badan pun terasa lemas, dan tidak ada gairah berkatifitas. Dan ini masih terjadi di donor darah kedua, namun entah sejak kapan sampai donor darah saya hari ini. Mendonorkan darah menjadi sebuah kenikmatan tersendiri, dan selalu menggugah pikiran saya untuk ikut sonor darah lagi.

Apakah ini salah?? Inna amalun bin Niyat…. Go try dude!!!!

Posted by Ikhsan Syakur at 23:07:05 | Permalink | Comments (4)

Kata mutiara (2) (kebaikan)

Make one person happy each day in 40 years,
 you will have made 14.600 human being happy for a little time at least

Ini adalah sebuah kisah nyata, yang saya sebut sebagai multilevel kebaikan, tentu saudara pernah mendengar istilah multilevel marketing, salah satu strategi penjualan memanfaatkan perpanjangan tangan dari satu orang ke puluhan orang lain dan terus menjadi ratusan bahkan ribuan orang lain ikut terlibat.
Lalu apa hubungannya dengan kebaikan?

sedikit kisah nyata mungkin bisa menjadi jawaban : Alkisah seseorang yang hidup dalam garis kemiskinan menderita sakit yang cukup parah. Tidak bisa membiayai pengobatan penyakitnya, orang tersebut hidup dalam penderitaan sampai suatu saat dia terjatuh pingsan karena tidak kuat menahan rasa sakit yang luar biasa. Tanpa ia sadari ketika terbangun, ia berada di rumah sakit dengan perawatan intensif nampak dari infus yang terpasang. Di sebelahnya sudah berdiri seseorang yang tidak ia kenal, sedikit perbincangan mengungkap bahwa orang tesebutlah yang menolongnya samapai membiayai seluruh pengobatan sampai ia sembuh. Dia terharu, bersyukur dan diselimuti rasa bingung dia berterima kasih kepada orang tersebut dan bertanya : ” apa yang bisa saya berikan sebagai bentuk balas budi kebaikan anda?”. Orang tersebut menjawab : ” tidak perlu, saya hanya meminta anda berjanji dapat menolong kesusahan orang lan di lain waktu, itu sudah cukup bagi saya memenuhi janji saya pada seseorang “
Sambil terbaring lesu ia kembali menanyakan maksud pernyataan itu dan apa janji orang tersebut pada orang  yang ia sebutkan. Barulah terungkap bahwa sang penolong pernah mengalami kecelakaan berat, dan ia bersyukur saat itu ada seseorang yang menyelamatkan nyawanya membawa ia ke rumah sakit sebelum ajal tiba. ” Lalu apa hubungannya penolong anda dengan saya yang membuat anda menepati janji ke orang tersebut ” tanyanya sambil terhenyak dari tidurnya. Sang penolong tersenyum dan ia berkata ” aku hanya memenuhi permohonannya “. “apa permohonannya?” sambutnya balik. “saya hanya meminta anda berjanji dapat menolong kesusahan orang lan di lain waktu, itu sudah cukup bagi saya memenuhi janji saya pada seseorang”  itulah permohonannya.

berbuat baiklah pada semua orang, dan jadikanlah kebaikan menjadi amal yang tidak pernah terputus. Tentu dunia ini akan tersa indah ketika semua orang telah berbuat baik.

Posted by Ikhsan Syakur at 22:54:49 | Permalink | Comments (1) »

Monday, November 24, 2008

Kata Mutiara (1)

Keep ur thouhgts positive because your thougths become your word
Keep ur words positive because your words become your behaviors
Keep ur behaviors positive because your behaviors become your habits
Keep ur habits positive because your habits become your values
keep ur values positive because your values become your destiny
Posted by Ikhsan Syakur at 22:40:44 | Permalink | Comments (1) »

Saturday, November 22, 2008

NEW !!!

Hello world,

Thanks 4 ur attention, welcome to my life, enjoy!!!

Need comments please, because that will make Ikhx Life is MORE Beautiful………..

Posted by Ikhsan Syakur at 10:19:00 | Permalink | Comments (1) »